RADARTUBAN- Kementerian Pendidikan merilis aturan baru terkait pengelolaan penyimpanan di akun Belajar ID.
Sekarang, akun Belajar ID tidak dapat menyimpan banyak data di Google Drive.
File yang tidak relevan dengan pendidikan akan dihapus oleh sistem.
Pemilik akun diimbau segera melakukan backup agar data penting tidak hilang.
Selama ini, akun Belajar ID punya Google Drive dengan kapasitas luas.
Namun, aturan terbaru menyebutkan bahwa penyimpanan sudah melewati batas yang ideal.
Dalam rangka menjaga keamanan dan kinerja sistem, dilakukan pembersihan otomatis terhadap file yang tidak sesuai dengan panduan pemanfaatan akun.
Langkah ini diambil untuk menjaga Google Drive tetap berfungsi optimal sebagai sarana pendukung pembelajaran.
Sekaligus melindungi data pendidikan agar lebih aman dan tertata. Google Drive Belajar ID dibatasi biar akunmu nggak terkunci karena kelebihan kapasitas.
Sistem akan otomatis menghapus file yang dianggap tidak relevan dengan pendidikan. Contoh berkas yang masuk kategori ini meliputi:
1. Sistem akan menghapus file yang tidak mendukung kegiatan belajar, misalnya musik, video hiburan, foto nonpendidikan, atau dokumen lain yang tidak relevan.
2. Selain itu, file dengan ukuran lebih dari 250 MB akan terhapus secara otomatis.
3. File duplikat yang hanya memenuhi kapasitas tanpa fungsi penting akan dihapus. begitu juga dengan format file tertentu, seperti APK, AVI, dan FLP, yang tidak disarankan untuk kegiatan belajar.
Agar dokumen penting tidak hilang, pemilik akun Belajar ID yang selama ini menyimpan dokumen pribadi mereka di Google Drive harus segera memindahkan file tersebut.
Pembersihan Drive akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan tingkat pendidikan. Berikut adalah jadwalnya:
SLB: selesai dilakukan pada November 2025.
SD, SMP, SMA, dan SMK: berlangsung sepanjang Desember 2025.
Selama masa pembersihan, file yang tidak memenuhi aturan akan dihapus otomatis tanpa notifikasi tambahan.
Untuk menjaga agar file penting tidak hilang, setiap pemilik akun Belajar ID dianjurkan mencadangkan data sendiri sebelum batas waktu penghapusan.
Akun Belajar ID dirancang untuk mendukung kegiatan pendidikan secara digital.
Demi menjaga layanan tetap stabil dan berfungsi maksimal, sistem akan menghapus file yang tidak sesuai dengan panduan.
Pemilik akun Belajar ID diimbau memastikan penyimpanan digunakan hanya untuk keperluan pembelajaran. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama