Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Gemini Intelligence Resmi Hadir, Android Bakal Makin Pintar dan Mandiri

Andika Julia Perdana Putra • Jumat, 15 Mei 2026 | 07:04 WIB
Google hadirkan Gemini Intelligence yang buat ponsel Android jauh lebih cerdas.(@koltregraskes/X)
Google hadirkan Gemini Intelligence yang buat ponsel Android jauh lebih cerdas.(@koltregraskes/X)

RADARTUBAN - Baru-baru ini, Google resmi memperkenalkan sistem baru bernama Gemini Intelligence yang digadang-gadang bakal membuat perangkat Android bekerja lebih otomatis tanpa banyak campur tangan pengguna.

Fitur yang diumumkan dalam ajang Android Show: I/O Edition ini, akan hadir pertama kali di ponsel Pixel serta jajaran seri Samsung Galaxy terbaru.

Gemini Intelligence pada dasarnya merupakan agen AI yang mampu menjalankan tugas multi-langkah di berbagai aplikasi

Baca Juga: Internet Dinilai Semakin Tertutup, GrapheneOS Kritik Keras Google dan Apple

Google mengklaim pihaknya telah mengembangkan sistem ini selama lima bulan agar bisa bekerja lebih lancar dan memahami konteks penggunaan sehari-hari.

Salah satu contoh yang diperlihatkan adalah kemampuan Gemini membaca silabus kuliah di Gmail.

Kemudian secara otomatis AI tersebut akan memasukkan buku-buku yang dibutuhkan ke keranjang belanja. Selain itu, Gemini juga dapat memahami konteks visual dari layar maupun foto.

Google menyebut sistem ini bekerja layaknya asisten digital yang dapat berpindah antar aplikasi tanpa pengguna harus menyalin atau mengetik ulang informasi secara manual.

Tak hanya itu, Google juga menghadirkan fitur autofill baru berbasis Gemini di Android dan Chrome.

Sistem ini mampu mengisi formulir dengan lebih pintar dan mendukung lebih banyak kolom data. Fitur tersebut akan muncul melalui saran di Gboard dan membutuhkan izin khusus dari pengguna.

Tidak sampai disana, input suara Gboard pun ikut ditingkatkan lewat teknologi bernama Rambler.

Dengan dukungan Gemini, fitur dikte suara kini bisa memahami koreksi kalimat, jeda bicara, hingga perubahan pikiran pengguna secara alami.

Sebagai contoh, pengguna bisa mendikte daftar belanja lalu menghapus item tertentu hanya dengan mengatakan “saya tidak jadi membeli apel,” dan sistem otomatis memperbarui daftar tersebut.

Terakhir, Google memperkenalkan fitur “Create My Widget” yang memungkinkan pengguna membuat widget AI sesuai kebutuhan.

Widget ini bisa menampilkan resep makanan mingguan, prakiraan cuaca spesifik, hingga ringkasan pasar saham dan kripto langsung di layar utama.

Meski menawarkan banyak otomatisasi, Google menegaskan Gemini tidak akan bertindak tanpa perintah pengguna.

Pembelian tetap membutuhkan konfirmasi manual, sementara akses data dapat diatur lewat menu izin Android.

Gelombang pertama Gemini Intelligence dijadwalkan meluncur pada musim panas tahun ini untuk perangkat Pixel dan Samsung Galaxy terbaru, sebelum nantinya diperluas ke jam tangan pintar, mobil, laptop, hingga kacamata pintar. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#gemini intelligence #samasung galaxy #google #android